Artikel

“MENYIMAK HAKIKAT MAKNA ISLAM”

 Oleh: Siti Maslakhah*
download
        Banyak dikalangan masyarakat yang salah faham terhadap islam baik dari kalangan intelektual maupun awam. Bahkan kaum muslimin itu sendiri sebagian besar masih belum mampu memahami hakikat makna islam yang sebenarnya. Mereka memandangnya sebagai agama biasa sama pandangan mereka terhadap agama lain. Mungkin karena mereka memahami pengertian islam secara turun temurun dari nenek moyang mereka tanpa belajar untuk menggalinya dari sumber asalnya yang masih murni dan bersih seecara intensif dan sungguh sungguh. Mereka mengerti islam hanya dari ceramah ceramah tanpa menggali sendiri dari bahan bacaan atau literatur literatur yang dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya berdasarkan sumber pertama Al-Qur’an  dan As-Sunnah. Akibatnya dalam pemahaman meraka terdapat salah pengertian terhadap islam yang mereka peluk.
        Pada abad modern sekarang ini, mayoritas intelektual muslim mendapatkan pengertian tentang islam dari literatur para orientalis sekuler yang sengaja memutar balikkkan arti islam dan menyeleweng dari pengertian sebenarnya. Yang ada dalam benak kaum intelektual sekuler adalah: bahwa islam tidak lebih dari sadisme, seperti hukum potong tangan, hukum rajam, hukum jilid (hukum-hukum islam fiqih yang bersumber dari Al-Qur’an dan As-Sunnah).
Pemahaman seperti ini merupakan akibat dari upaya pemahaman islam melalui musuh musuh islam yang sengaja ingin menghancurkan agama rahmatallil’alamin yang diamanahkan oleh beliau nabi penyempurna akhlak umat.
Untuk menghindari kesalahfahaman mereka tentang islam perlu adanya pelurusan akidah, yakni dengan belajar kembali memahami hakikat makna islam dari sumber yang asli Al-Qur’an dan As-Sunnah, atau belajar dengan ulama ulama dengan berlandaskan dua sumber tadi.
Sebagaimana firman Allah SWT
وَجَاهِدُوا فِي اللَّهِ حَقَّ جِهَادِهِ ۚ هُوَ اجْتَبَاكُمْ وَمَا جَعَلَ عَلَيْكُمْ فِي الدِّينِ مِنْ حَرَجٍ ۚ مِلَّةَ أَبِيكُمْ إِبْرَاهِيمَ ۚ هُوَ سَمَّاكُمُ الْمُسْلِمِينَ مِنْ قَبْلُ وَفِي هَٰذَا لِيَكُونَ الرَّسُولُ شَهِيدًا عَلَيْكُمْ وَتَكُونُوا شُهَدَاءَ عَلَى النَّاسِ ۚ فَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَاعْتَصِمُوا بِاللَّهِ هُوَ مَوْلَاكُمْ ۖ فَنِعْمَ الْمَوْلَىٰ وَنِعْمَ النَّصِيرُ 
Artinya:”Dan berjihadlah kamu pada jalan Allah dengan Jihad yang sebenar-benarnya. Dia telah memilih kamu dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan. (Ikutilah) agama orang tuamu Ibrahim. Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang Muslim dari dahuludan (begitu pula) dalam (Al Quran) ini, supaya Rasul itu menjadi saksi atas dirimu dan supaya kamu semua menjadi saksi atas segenap manusia, Maka dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat dan berpeganglah kamu pada tali Allah. Dia adalah Pelindungmu, Maka Dialah Sebaik-baik pelindung dan sebaik- baik penolong”.
 ( Q.S. Al-Hajj:78)
Memaknai islam 
Dari segi kebahasaan, Islam berasal dari bahasa Arab yaitu dari kata سلم- يسلم- سلما (salima- yaslamu-silman) yang mengandung arti: selamat, sentosa, damai, jauh dari sifat permusuhan dan pertengkaran. Dari kata salima selanjutnya diubah menjadi bentuk اسلم-يسلم-اسلاما (aslama- yuslimu, islaaman) yang berarti: tunduk, patuh, taat, berserah diri masuk dalam kedamaian. Oleh sebab itu orang yang berserah diri, patuh, dan taat kepada Allah swt. disebut sebagai orang Muslim.
Dari uraian tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa kata Islam dari segi kebahasaan mengandung arti patuh, tunduk, taat, dan berserah diri kepada Allah SWT. dalam upaya mencari keselamatan dan kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat. Hal itu dilakukan atas kesadaran dan kemauan diri sendiri, bukan paksaan atau berpura-pura, melainkan sebagai panggilan dari fitrah dirinya sebagai makhluk yang sejak dalam kandungan telah menyatakan patuh dan tunduk kepada Allah SWT.
Wassalam,,,
*Penulis adalah santriwati ponpes DAWAM Yogyakarta dan mahasiswa Prodi Aqidah Filsafat Fak Ushuluddin UIN Sunan Kalijaga
 

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Flag Counter
%d blogger menyukai ini: